Gagasan Obligasi Bitcoin NYC Ditolak Lander Sebagai ‘Tidak Bertanggung Jawab’

Gagasan Obligasi Bitcoin NYC Ditolak Lander Sebagai ‘Tidak Bertanggung Jawab’

Pengawas Keuangan Kota New York, Brad Lander, menolak usulan Wali Kota Eric Adams untuk menerbitkan obligasi kota yang didukung oleh Bitcoin.

Lander, yang memiliki kewenangan bersama dalam penerbitan utang bersama Kantor Manajemen dan Anggaran Wali Kota, menegaskan bahwa kota terbesar di AS tersebut tidak akan menerbitkan obligasi berbasis Bitcoin selama ia menjabat. Lander, seorang Demokrat, juga mencalonkan diri sebagai pengganti Adams dalam pemilihan wali kota November mendatang. Sementara itu, Adams maju sebagai kandidat independen.

“Cryptocurrency belum cukup stabil untuk membiayai infrastruktur kota, perumahan terjangkau, atau sekolah,” ujar Lander dalam pernyataan pada Kamis. “Mengusulkan agar New York City membuka perencanaan modalnya kepada kripto justru bisa menimbulkan risiko baru dan mengikis kepercayaan investor obligasi terhadap kota ini.”

Adams mengumumkan proposal Bitbond-nya pada Rabu di hadapan para penggiat Bitcoin dalam konferensi Bitcoin 2025 di Las Vegas. Pidatonya ini disampaikan seminggu setelah ia menjadi tuan rumah KTT kripto dan aset digital pertama kota New York di Gracie Mansion. Dalam acara tersebut, ia kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan New York City sebagai “ibu kota kripto dunia,” serta mengumumkan pembentukan dewan penasihat aset digital guna “mendatangkan investasi dan lapangan kerja fintech ke Big Apple.”

“Kita perlu memiliki Bitbond dan saya akan mendorong serta berjuang untuk mewujudkan Bitbond di New York,” kata Adams. “Jika ini berkembang di New York, maka akan menyebar ke seluruh negeri.”

Lander menyebut usulan Adams sebagai “meragukan secara hukum dan tidak bertanggung jawab secara fiskal.”

Ia menjelaskan bahwa kota hanya menerbitkan obligasi untuk membiayai infrastruktur seperti jalan, sekolah, dan saluran air, dan hanya dalam kondisi terbatas bisa berutang untuk tujuan lainnya. Obligasi kota yang diterbitkan secara bebas pajak tunduk pada hukum pajak AS, yang membatasi tujuan penerbitan utang dan hasil dari investasi dana obligasi.

“Rezim hukum pajak federal saat ini kemungkinan besar tidak mengizinkan pembiayaan bebas pajak untuk pembelian kripto, maupun keuntungan investasi yang melebihi biaya pembiayaan bersubsidi secara federal,” terang Lander dalam siaran pers.

Ia juga menambahkan bahwa kota tidak memiliki mekanisme untuk membiayai infrastruktur dalam mata uang selain dolar AS, ataupun cara untuk mengonversi Bitcoin menjadi dolar.

“Saat Wali Kota Adams mendorong gagasan berani untuk membawa warga New York — dan dompet mereka — ke masa depan, tak mengherankan Brad Lander masih berpikir kecil,” ujar juru bicara Adams, Allison Maser.

Inisiatif Adams yang pro-kripto selama kampanye pemilihannya kembali mengingatkan pada langkah Presiden Donald Trump, yang berjanji menjadikan AS sebagai “ibu kota kripto dunia” pada konferensi yang sama tahun lalu. Dalam pidatonya, Trump menonjolkan dukungannya terhadap industri ini. Tak lama setelah menjabat, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk kelompok kerja antar-lembaga guna memberi masukan kepada Gedung Putih mengenai kebijakan aset digital dan menilai pembentukan cadangan strategis Bitcoin. Pada Maret lalu, Trump memimpin KTT kripto pertama Gedung Putih yang dihadiri lebih dari dua lusin eksekutif industri kripto.

Baca Juga: Memecoin Trump Memperumit Upaya Legislasi, Kata Anggota DPR dari Partai Republik

Awal tahun ini, Departemen Kehakiman AS membatalkan dakwaan korupsi terhadap Adams. Keputusan Trump untuk menghentikan kasus ini memicu kontroversi, menyebabkan sejumlah jaksa mengundurkan diri — dan hingga hakim menyetujui pembatalan tersebut secara permanen — banyak pihak khawatir pemerintah menggunakan kasus ini sebagai alat tekanan terhadap Adams.

Selain Adams, lebih dari selusin politisi tampil sebagai pembicara utama dalam konferensi kripto terbesar di Las Vegas, termasuk Wakil Presiden J.D. Vance, Senator Wyoming Cynthia Lummis, serta Direktur Eksekutif Dewan Penasihat Kepresidenan untuk Aset Digital, Bo Hines. Fenomena ini mencerminkan tren yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir, di mana pembicara utama konferensi kripto — yang tiketnya bisa mencapai $2.999 — bergeser dari para pemimpin industri ke tokoh politik dan pembuat kebijakan.

Selama di Las Vegas, Adams juga menjadi pembicara dalam acara sampingan konferensi, DNA House, yang diselenggarakan oleh Brock Pierce — salah satu pendiri Tether dan ketua Bitcoin Foundation. Hubungan antara Adams dan Pierce sudah terjalin sejak Adams masih menjabat Presiden Wilayah Brooklyn. Musim gugur lalu, Adams menghadiri penggalangan dana kampanye yang turut diselenggarakan oleh Pierce di Puerto Riko, tempat Pierce menetap.

Gagasan Obligasi Bitcoin NYC Ditolak Lander Sebagai ‘Tidak Bertanggung Jawab’
Walikota NYC Eric Adams selama konferensi Bitcoin 2025 di Las Vegas. Fotografer: Ronda Churchill/Bloomberg

Adams telah dikenal sebagai pendukung kripto sejak kampanyenya pada 2022, ketika ia menyatakan ingin menjadikan New York sebagai kota ramah kripto. Setelah terpilih, ia mengonversi tiga gaji pertamanya menjadi Bitcoin dan Ethereum melalui Coinbase Global Inc., dan terus mempromosikan kripto meski pasar mengalami kehancuran akibat runtuhnya FTX pada tahun itu.

Dewan penasihat aset digital yang baru dibentuk di New York City akan mengeksplorasi struktur Bitbond kota ini, menurut juru bicara wali kota.

Institute Kebijakan Bitcoin, lembaga riset dari lobi Bitcoin, mengusulkan “obligasi Treasury dengan dukungan Bitcoin” yang akan mengalokasikan 90% hasilnya untuk mendanai pemerintah AS, dan 10% lainnya digunakan untuk membeli Bitcoin sebagai cadangan strategis nasional yang baru dibentuk oleh Trump.

Investor akan menerima kupon tetap sebesar 1% serta pembayaran tambahan yang terhubung dengan kinerja Bitcoin pada saat jatuh tempo. Pembayaran tersebut akan didasarkan pada apresiasi Bitcoin yang dibeli dari hasil obligasi. Investor akan menerima 100% apresiasi Bitcoin hingga tingkat pengembalian majemuk tahunan sebesar 4,5%. Setelah ambang tersebut tercapai, investor akan mendapatkan 50% dari apresiasi tambahan, sementara pemerintah AS memperoleh sisanya.

Sumber : Bloomberg.com

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *