Metaplanet Inc., perusahaan yang dikenal luas karena strategi agresifnya dalam mengadopsi aset digital, kembali membuat gebrakan signifikan di pasar keuangan global. Pada hari Senin, 16 Juni 2025, perusahaan ini secara resmi mengumumkan penerbitan surat utang seri ke-18 senilai US$210 juta, yang seluruh hasilnya akan dialokasikan untuk pembelian tambahan Bitcoin (BTC).
Langkah ini menegaskan posisi Metaplanet sebagai salah satu korporasi publik yang paling vokal dan konsisten dalam menyuarakan kepercayaannya terhadap Bitcoin sebagai aset cadangan strategis jangka panjang. Dengan terus menambah eksposurnya terhadap BTC, Metaplanet tampaknya tidak hanya menempatkan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi juga sebagai bagian integral dari neraca keuangan perusahaan ke depan.
Yang menarik, surat utang terbaru ini diterbitkan tanpa bunga (zero-coupon bond). Artinya, investor yang membeli surat utang ini tidak akan menerima pembayaran bunga periodik, tetapi akan memperoleh pelunasan penuh atas nilai pokok pada akhir tahun 2025. Skema ini menjadi pilihan tak lazim namun strategis, khususnya ketika tujuannya adalah untuk meminimalkan beban keuangan dalam jangka pendek sembari tetap menggalang dana dengan cepat.
Baca Juga: Michael Saylor Kunjungi Pakistan, Jadi Penasihat Strategis Adopsi Bitcoin Nasional
Pihak Metaplanet juga menegaskan bahwa surat utang ini tidak dijamin (unsecured) dan tidak berbasis agunan (collateral-free), yang menunjukkan tingkat kepercayaan pasar terhadap posisi keuangan perusahaan. Namun demikian, fleksibilitas tetap disediakan: pemegang surat utang, dalam hal ini EVO FUND, memiliki hak untuk mengajukan pelunasan lebih awal dengan pemberitahuan setidaknya lima hari kerja sebelumnya.
Dalam pernyataan resminya, manajemen Metaplanet menjelaskan bahwa penerbitan surat utang ini diperkirakan tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap laporan keuangan perusahaan. Meski begitu, perusahaan tetap membuka kemungkinan untuk menyampaikan informasi tambahan jika kemudian muncul konsekuensi material yang memengaruhi posisi keuangannya.
Langkah Metaplanet ini menandai kelanjutan dari pola akumulasi aset digital yang semakin banyak diadopsi oleh institusi keuangan global, terutama di tengah ketidakpastian makroekonomi dan gejolak nilai mata uang fiat. Di sisi lain, strategi seperti ini juga memperlihatkan transformasi mendalam dalam cara perusahaan memandang likuiditas, cadangan, dan perencanaan keuangan jangka panjang.
Dengan penambahan dana sebesar US$210 juta yang secara eksklusif ditujukan untuk akumulasi BTC, Metaplanet jelas menunjukkan bahwa mereka tidak hanya melihat Bitcoin sebagai instrumen spekulatif, melainkan sebagai landasan keuangan strategis di era digital yang semakin terdesentralisasi.

