XRP Melonjak Tipis Usai Ripple Hentikan Banding Terhadap SEC Akhir dari Pertarungan Hukum Bersejarah

XRP Melonjak Tipis Usai Ripple Hentikan Banding Terhadap SEC: Akhir dari Pertarungan Hukum Bersejarah?

Ripple Labs akhirnya menutup lembar panjang pertarungannya dengan Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, secara resmi mengumumkan bahwa perusahaannya tidak akan melanjutkan proses banding silang dalam kasus hukum yang telah berlangsung sejak Desember 2020. Keputusan tersebut langsung disambut positif oleh pasar, mendorong harga XRP naik 3,74% ke level US$2.184.

“Ripple telah mencabut banding silang kami, dan SEC, sesuai dengan pernyataan sebelumnya, diperkirakan juga akan menghentikan upaya bandingnya. Ini adalah penutupan bab yang telah lama terbuka. Kini fokus kami adalah membangun Internet of Value,” ujar Garlinghouse melalui akun X resminya, Sabtu (28/6).

Langkah ini menandai akhir dari salah satu konflik hukum paling signifikan dalam industri aset digital global. SEC sebelumnya menuding Ripple, serta dua eksekutifnya—Chris Larsen dan Brad Garlinghouse—telah menghimpun dana sebesar US$1,3 miliar melalui penjualan XRP yang dianggap sebagai sekuritas tidak terdaftar. Gugatan tersebut menjadi preseden yang menguji batasan regulasi antara aset kripto dan hukum sekuritas di Amerika Serikat.

Baca Juga: Saham KakaoPay Anjlok Setelah Reli Fantastis: Optimisme Stabil, Tapi Risiko Mulai Menghantui

Namun, setelah hampir empat tahun tarik-ulur di meja hijau, putusan akhir yang dijatuhkan pada Agustus 2024 menyatakan Ripple hanya perlu membayar denda sebesar US$125 juta. Angka tersebut 94% lebih rendah dibandingkan tuntutan awal SEC yang mencapai US$2 miliar.

Pergerakan harga XRP pasca pengumuman menunjukkan kepercayaan investor yang perlahan pulih, meskipun secara umum pasar kripto global mengalami pergerakan minor. Pada waktu yang sama, Bitcoin hanya naik 0,10%, Ethereum 0,54%, dan BNB 0,04%.

Keputusan Ripple untuk menutup kasus ini tanpa kelanjutan banding mengisyaratkan kematangan strategis dalam menghadapi ketidakpastian regulasi. Ini juga dapat menjadi sinyal positif bagi pelaku industri lainnya bahwa dialog dan penyelesaian bisa tercapai, tanpa harus berlarut-larut dalam proses hukum yang mahal dan menguras sumber daya.

Kini, Ripple berfokus penuh pada misinya membangun “Internet of Value”—sebuah konsep besar di mana nilai dapat dipindahkan secepat informasi, lintas batas, dan tanpa hambatan sistemik. Dengan lepas dari beban hukum, Ripple dan XRP kini memiliki pijakan yang lebih solid untuk melangkah maju di tengah ketatnya kompetisi industri keuangan terdesentralisasi.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *