ETF Kripto Generasi Baru dengan Fitur Staking Siap Diluncurkan Usai Sinyal Positif dari SEC

ETF Kripto Generasi Baru dengan Fitur Staking Siap Diluncurkan Usai Sinyal Positif dari SEC

Generasi terbaru dari dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) kripto dengan fitur imbal hasil atau yield kini bersiap memulai debutnya di Wall Street. Langkah ini menandai perkembangan signifikan dalam dunia keuangan digital, karena produk ini tak hanya menawarkan eksposur harga aset kripto, tetapi juga memungkinkan investor memperoleh imbal hasil dari staking.

Pada Jumat lalu, dua manajer aset — REX Financial dan Osprey Funds — menerima persetujuan berupa effective registration dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk dua ETF baru yang berbasis Ethereum dan Solana. Kedua produk ini, masing-masing bernama REX-Osprey Eth + Staking ETF (kode: ESK) dan REX-Osprey Sol + Staking ETF (kode: SSK), memungkinkan investor memperoleh bagian dari imbal hasil staking dengan cara mengalokasikan token untuk mendukung validasi transaksi di jaringan blockchain.

Berbeda dengan ETF kripto spot tradisional yang hanya mengikuti harga aset seperti Bitcoin atau Ethereum, ETF dengan fitur staking menawarkan potensi keuntungan tambahan. Hal ini menjadikannya menarik bagi investor yang ingin mengoptimalkan kepemilikan kripto mereka melalui skema yang telah lama digunakan oleh komunitas kripto, namun belum tersedia dalam produk ETF di AS.

Baca Juga: Trump Media Himpun $2,44 Miliar untuk Rencana Treasury Bitcoin

Persetujuan SEC ini membuka jalan bagi peluncuran resmi ETF kapan saja. Greg King, pendiri sekaligus CEO REX Financial, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan peluncuran kedua ETF tersebut pada pertengahan Juni 2025.

Saat ini, ETF Ethereum spot yang telah disetujui di pasar belum mencakup fitur staking. Oleh karena itu, kehadiran produk baru ini dianggap sebagai tonggak penting oleh para pengamat pasar. James Seyffart, analis ETF dari Bloomberg Intelligence, menyebut produk ini sebagai “varian pertama” yang menggabungkan eksposur spot dengan mekanisme staking di pasar keuangan AS.

“Memiliki aset kripto yang dapat menghasilkan staking yield tanpa benar-benar memanfaatkan staking, ibarat menyimpan uang tunai di bawah kasur,” ujar Seyffart, menggambarkan betapa pentingnya produk ini bagi investor yang menginginkan hasil optimal dari aset digital mereka.

Peluncuran ETF ini juga dipandang sebagai respons atas meningkatnya permintaan investor terhadap instrumen kripto yang tidak hanya bersifat spekulatif, tetapi juga produktif. Jika sukses, langkah ini berpotensi membuka jalan bagi lebih banyak produk kripto inovatif yang mengintegrasikan staking, pinjaman, dan fitur keuangan terdesentralisasi lainnya ke dalam ranah investasi arus utama.

Sumber : Bloomberg.com

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *