JPMorgan Tunda Onboarding Gemini Setelah Kritik Publik dari Tyler Winklevoss

JPMorgan Tunda Onboarding Gemini Setelah Kritik Publik dari Tyler Winklevoss

Gemini, platform kripto yang dipimpin Tyler Winklevoss, dikabarkan mengalami penundaan onboarding sebagai nasabah oleh JPMorgan Chase & Co. setelah Winklevoss secara publik menyoroti langkah bank tersebut yang mulai mengenakan biaya akses data kepada fintech. Menurut Wiglevoss, kritiknya tentang kebijakan akses data API telah memicu reaksi dari JPMorgan. Di platform X, ia menyatakan bahwa tweet-nya memang “menyentuh titik sensitif” bagi bank, memicu perintah internal untuk menghentikan proses penerimaan Gemini sebagai klien.

Pada 19 Juli 2025, Winklevoss memicu kontroversi dengan membagikan laporan Bloomberg yang menyatakan JPMorgan akan mulai mengenakan tarif kepada perusahaan fintech setiap kali mereka mengakses informasi rekening nasabah melalui penyedia pihak ketiga seperti Plaid atau MX. Ia menilai langkah ini akan “mematikan fintech” yang memungkinkan pembiayaan fiat ke platform seperti Gemini, Coinbase, dan Kraken.

Menurut Winklevoss, kebijakan biaya tersebut bertentangan dengan prinsip Open Banking Rule di bawah Section 1033 Consumer Financial Protection Act yang menjamin hak konsumen untuk mengakses data bank mereka secara bebas — tanpa biaya. Ia menuding JPMorgan berniat mencabut ketentuan ini melalui litigasi bersama asosiasi perbankan lainnya.

Baca Juga: Euforia Saham Meme Mulai Meredup: Investor Ritel Beralih ke Sensasi Baru di Pasar

Tindakan penundaan onboarding ini menandai eskalasi ketegangan antara institusi tradisional seperti JPMorgan dan pemain fintech/kripto modern. Meskipun CEO Jamie Dimon sudah melunak menyisipkan nada humor—“saya tidak merokok, tetapi saya bela hak Anda merokok”—Winklevoss menegaskan bahwa ia tak akan berhenti menyuarakan ketidakadilan ini.

Reaksi dan komentar industri semakin memperjelas dinamika ini. Arjun Sethi, Co‑CEO Kraken, memperingatkan bahwa menjadikan data konsumen sebagai komoditas akan menciptakan fragmentasi dan monopoli akses, menghambat inovasi. Kendati demikian, beberapa perusahaan besar seperti Venmo dan Block dilaporkan sudah mengamankan kesepakatan dengan JPMorgan untuk menghindari biaya tinggi tersebut.

Gemini sebelumnya pernah menyangkal berita pemutusan hubungan bank dengan JPMorgan pada tahun 2023; namun dinamika hubungan keduanya kini terlihat memasuki fase baru yang penuh ketegangan.

Bagi industri fintech dan kripto, konflik ini bukan sekadar pertarungan bisnis, melainkan pertarungan prinsip: antara hak konsumen atas data pribadi mereka, kebebasan inovasi, serta dominasi infrastruktur tradisional lewat regulasi dan tarif yang kontrolnya tersentralisasi.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *