Metaplanet Inc., perusahaan investasi terkemuka asal Jepang, kembali mengguncang industri keuangan global dengan strategi ekspansif terbarunya. Dalam pernyataan resmi, Metaplanet mengungkapkan rencana penerbitan saham baru sebanyak 555 juta lembar yang ditaksir bernilai sekitar US$5,3 miliar. Dana hasil penerbitan tersebut secara eksplisit akan dialokasikan untuk membeli lebih banyak Bitcoin, sebagai bagian dari rencana jangka panjang perusahaan dalam membangun portofolio aset digital bernilai tinggi.
Langkah ini mencerminkan transformasi strategis perusahaan untuk mengukuhkan dirinya sebagai pemegang Bitcoin institusional terbesar di kawasan Asia, sejalan dengan reputasinya sebagai “versi Asia” dari MicroStrategy (MSTR), perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pelopor akumulasi Bitcoin dalam jumlah besar untuk neraca keuangannya.
“Kami berkomitmen, atas nama seluruh pemegang saham, untuk mengakumulasi Bitcoin sebanyak dan secepat mungkin dengan pendekatan yang terukur dan disiplin,” ujar Metaplanet dalam pernyataan resminya.
Target Ambisius: 210.000 BTC dalam Waktu 3 Tahun
Salah satu poin paling mencolok dari strategi ini adalah revisi target akumulasi Bitcoin oleh Metaplanet. Dari target awal 21.000 BTC, kini perusahaan meningkatkan ambisinya hingga sepuluh kali lipat menjadi 210.000 BTC yang ingin dicapai pada akhir tahun 2027. Jika berhasil, Metaplanet akan menguasai sekitar 1% dari total pasokan Bitcoin yang terbatas hanya sebanyak 21 juta unit di seluruh dunia.
Baca Juga: DigiAsia Siapkan US$100 Juta untuk Akuisisi Bitcoin, Saham Meroket 40% di Nasdaq
Sebagai informasi, saat ini Metaplanet telah mengoleksi sebanyak 8.888 Bitcoin yang memiliki nilai pasar sekitar US$934 juta. Strategi ini membuat perusahaan tidak hanya memantapkan posisinya sebagai institusi keuangan progresif di Asia, tetapi juga sebagai entitas yang memengaruhi dinamika permintaan global terhadap Bitcoin.
Kolaborasi dengan EVO Fund untuk Eksekusi Strategi
Untuk mewujudkan rencana ini, Metaplanet menggandeng EVO Fund, sebuah entitas penerbit saham yang berbasis di Jepang. Kolaborasi ini akan memberikan Metaplanet fleksibilitas dalam pendanaan dan mempercepat proses akumulasi Bitcoin yang mereka targetkan. EVO Fund akan memainkan peran strategis dalam proses penerbitan saham sekaligus sebagai mitra pendukung dalam pengelolaan aset dan manuver keuangan yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan strategi akumulasi ini.
Langkah Metaplanet ini menjadi preseden penting bagi perusahaan-perusahaan lain di Asia yang sedang mencari model adaptasi terhadap dunia aset digital, khususnya Bitcoin, sebagai alternatif dari instrumen lindung nilai tradisional seperti emas atau obligasi.
Revolusi Korporasi dan Transformasi Aset
Keputusan Metaplanet untuk mengalihkan fokus investasi ke Bitcoin mencerminkan perubahan besar dalam paradigma korporasi Asia terhadap aset digital. Hal ini menunjukkan bahwa adopsi institusional terhadap Bitcoin tidak lagi hanya menjadi tren Barat, melainkan telah menembus batas geografis dan masuk ke ranah strategis perusahaan-perusahaan di Asia.
Dengan kapitalisasi pasar yang semakin besar, serta sentimen positif dari investor ritel dan institusional, strategi ini berpotensi menjadi katalis bagi perubahan besar di sektor keuangan Asia. Jika target 210.000 BTC tercapai, maka Metaplanet tak hanya mengubah posisinya di pasar, tetapi juga mencetak sejarah sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar secara global.

