Di tengah ketidakpastian global akibat meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Israel, keputusan berani justru datang dari sektor properti. Grant Cardone, tokoh ternama di dunia real estate sekaligus pendiri Cardone Capital, mengumumkan langkah mengejutkan melalui akun resminya di platform X: perusahaannya resmi mengakuisisi 1.000 Bitcoin senilai US$101 juta (sekitar Rp1,6 triliun) sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang menyatukan properti dengan aset digital.
Keputusan ini bukan hanya mencolok karena diambil di tengah ketidakpastian geopolitik dan volatilitas pasar keuangan global, namun juga karena Cardone Capital kini menjadi perusahaan pengembang properti pertama yang menerapkan strategi akumulasi Bitcoin secara penuh dalam struktur bisnisnya. Tak berhenti di situ, perusahaan menyatakan niat untuk menambah 3.000 BTC lagi hingga akhir tahun 2025.
Transformasi Strategi Investasi Properti
Cardone Capital saat ini mengelola lebih dari 14.000 unit properti dengan valuasi mencapai US$5,1 miliar, dan tengah meluncurkan skema investasi revolusioner bernama 10X Miami River Bitcoin Fund—sebuah dana hybrid yang secara unik mengonversi sebagian dari pendapatan sewa properti menjadi Bitcoin. Dengan harga Bitcoin menyentuh US$102.000 pada Senin (23/06), kepemilikan awal 1.000 BTC Cardone Capital kini sudah bernilai lebih dari US$100 juta, dan berpotensi menembus US$400 juta jika target pembelian tambahan tercapai.
Baca Juga: Ketegangan Iran-Israel Mengguncang Pasar Global, Bitcoin Sempat Anjlok ke US$99.000
Langkah ini menjadi sinyal kuat akan bergesernya pendekatan investasi institusional, dari sekadar mengandalkan aset fisik tradisional ke arah portofolio campuran yang menggabungkan properti dan aset kripto.
Dukungan dari Tokoh Bitcoin Dunia
Pendiri MicroStrategy, Michael Saylor, yang dikenal sebagai salah satu pelopor adopsi Bitcoin oleh institusi, turut menyambut positif langkah Cardone Capital. Ia menyebut integrasi antara real estate dan Bitcoin sebagai model investasi baru yang menarik dan berpotensi membuka pintu bagi “investor hibrida” — kelompok investor yang menginginkan keamanan properti sekaligus pertumbuhan nilai yang eksponensial dari Bitcoin.
“Ini bukan sekadar diversifikasi, ini adalah evolusi portofolio,” ungkap Saylor dalam tanggapan singkatnya di media sosial.
Era Baru Investasi Institusional
Pergerakan Cardone Capital mencerminkan tren makro global yang menunjukkan peningkatan minat institusi terhadap Bitcoin, terutama sebagai lindung nilai terhadap inflasi, krisis geopolitik, dan ketidakstabilan pasar mata uang fiat. Kombinasi properti yang memberikan arus kas stabil dengan Bitcoin yang menawarkan potensi apresiasi nilai menjadi formula baru dalam dunia keuangan modern.
Dengan semakin banyak institusi mulai menjajaki atau bahkan mengeksekusi strategi serupa, langkah Cardone Capital kemungkinan akan menjadi acuan baru di industri investasi properti dan keuangan global.

