Dogecoin (DOGE), mata uang kripto yang dulunya dikenal sebagai lelucon internet, kembali mencuri perhatian pasar setelah mencatatkan lonjakan harga signifikan sebesar 34% dalam kurun waktu satu minggu terakhir hingga Senin, 21 Juli 2025.
Katalis utama dari lonjakan ini berasal dari pengumuman mengejutkan yang dirilis oleh Bit Origin Inc., sebuah perusahaan publik yang terdaftar di bursa Nasdaq. Pada tanggal 17 Juli lalu, Bit Origin menyatakan komitmennya untuk membangun cadangan strategis Dogecoin senilai total US$500 juta. Inisiatif ini dipandang sebagai langkah ambisius untuk memperkuat posisi DOGE sebagai bagian dari aset cadangan digital di level institusional.
Dalam tahap awal, perusahaan telah berhasil menghimpun dana sebesar US$15 juta yang akan digunakan untuk pembelian perdana Dogecoin. Hal ini memicu spekulasi luas di kalangan pelaku pasar bahwa akan terjadi pengurangan suplai yang beredar, sekaligus menjadi sinyal awal meningkatnya minat dari sektor korporasi terhadap mata uang kripto berbasis meme ini.
Baca Juga: Whale Realisasikan Keuntungan Fantastis: Jual 400 BTC dan Kantongi Rp769 Miliar
Secara teknikal, Dogecoin juga menunjukkan kekuatan yang patut diperhitungkan. Harga DOGE berhasil menembus level resistensi penting di US$0,25—batas psikologis dan teknikal yang telah menjadi penghalang sejak Mei 2025. Penembusan ini tidak hanya menandai breakout, tetapi juga memperkuat pola rising wedge, yang sebelumnya pernah memicu reli besar di akhir 2024 dengan lonjakan lebih dari 260%.
Volume perdagangan harian DOGE ikut melonjak sebesar 35,76% dan kini mencapai US$6,14 miliar. Kenaikan volume yang menyertai pergerakan harga tersebut memberikan validasi teknikal bahwa minat beli saat ini sangat dominan dan bukan sekadar volatilitas sesaat.
Namun demikian, tidak semua indikator berpihak pada reli ini. Relative Strength Index (RSI) 7-hari kini menyentuh angka 94,64—level yang mencerminkan kondisi jenuh beli ekstrem. Berdasarkan riwayat sebelumnya, kondisi RSI setinggi ini sering diikuti oleh koreksi harga sehat dalam kisaran 10% hingga 15%.
Secara keseluruhan, reli Dogecoin kali ini tidak hanya ditopang oleh narasi spekulatif, tetapi juga oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang kuat. Meski investor jangka pendek perlu mewaspadai potensi koreksi, lonjakan ini menegaskan bahwa DOGE belum kehilangan daya tariknya sebagai aset digital yang potensial di mata institusi besar.

