Whale Realisasikan Keuntungan Fantastis Jual 400 BTC dan Kantongi Rp769 Miliar

Whale Realisasikan Keuntungan Fantastis: Jual 400 BTC dan Kantongi Rp769 Miliar

Dalam sebuah pergerakan signifikan yang menarik perhatian pasar kripto global, seorang investor institusional besar atau yang biasa dikenal sebagai whale Bitcoin kembali menunjukkan strategi investasinya yang cermat. Berdasarkan laporan dari platform analitik blockchain Lookonchain, whale ini baru saja memindahkan 400 BTC ke exchange Binance, yang secara luas diinterpretasikan sebagai langkah pengambilan keuntungan (profit-taking).

Transaksi besar ini terjadi pada Senin, 21 Juli 2025, dengan nilai Bitcoin yang dikirimkan mencapai sekitar US$47,1 juta atau setara dengan Rp769 miliar. Menariknya, aksi ini bukan merupakan transaksi dadakan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang investor tersebut.

Strategi Akumulasi Jangka Panjang

Dari pantauan Lookonchain, diketahui bahwa whale ini mulai mengakumulasi Bitcoin sejak Juni 2023 hingga November 2024. Dalam kurun waktu tersebut, total 1.500 BTC berhasil dikoleksi dengan nilai pembelian sekitar US$84,4 juta. Dengan rata-rata harga per keping sebesar US$56.282, investor ini mampu membaca momentum pasar dengan sangat tajam.

Baca Juga: Bitcoin Tembus Valuasi US$2 Triliun, Tom Lee: Tak Ada Aset Besar yang Hilang Begitu Saja

“Whale Bitcoin yang cerdas ini menyetorkan 400 BTC senilai US$47,1 juta ke Binance hari ini untuk ambil untung,” tulis Lookonchain melalui akun resmi mereka di platform X.

Profit Maksimal, Posisi Masih Kuat

Setelah penjualan 400 BTC tersebut, whale ini masih menyimpan sekitar 1.100 BTC yang kini bernilai lebih dari US$129 juta. Jika dihitung secara keseluruhan, keuntungan yang telah direalisasikan dan nilai portofolio yang tersisa menempatkan whale ini pada posisi cuan luar biasa—yakni lebih dari US$91,5 juta atau sekitar 109% imbal hasil dari total modal awal.

Langkah ini juga mencerminkan pendekatan investasi yang disiplin dan strategis: memanfaatkan fase akumulasi di harga lebih rendah, lalu mengambil keuntungan saat momentum pasar mendukung.

Implikasi untuk Pasar

Meskipun aksi profit-taking oleh whale kerap menimbulkan kekhawatiran akan tekanan jual (selling pressure), dalam konteks ini, aksi tersebut justru dianggap sehat oleh banyak analis. Hal ini karena menunjukkan adanya likuiditas dan potensi siklus distribusi alami dari pasar yang telah mengalami kenaikan signifikan sejak awal tahun.

Investor ritel dan institusional kini mengamati apakah langkah serupa akan diikuti oleh whale lainnya, atau justru menjadi sinyal konsolidasi sebelum pergerakan harga berikutnya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *